Dandim 0319 Mentawai Imbau Warga Tidak Percaya Hoax Terkait Vaksin

Dandim 0319 Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto menghadiri langsung pelaksanaan vaksinasi covid 19 di dusun Pei-Pei Siberut Barat Daya
Dandim 0319 Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto menghadiri langsung pelaksanaan vaksinasi covid 19 di dusun Pei-Pei Siberut Barat Daya

Dandim 0319 Mentawai Imbau Warga Tidak Percaya Hoax Terkait Vaksin

ppid.mentawaikab.go.id │PEI-PEI  – Dandim 0319 Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh berita hoax di media sosial terkait vaksin.

Hal tersebut disampaikannya pada pertemuan bersama warga dusun Pei-pei Kecamatan Siberut Barat dalam rangka sosialisasi  vaksinasi covid 19  beberapa waktu lalu.

Dandim 0319 Mentawai menjelaskan bahwa Vaksin covid-19 merupakan sebagian upaya untuk membentengi diri, setelah sebelumnya telah dilakukan PSBB, pembentukan satgas, dan saat ini ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara mikro.

Ia menjelaskan jika sudah dilakukan vaksinasi, daya tahan tubuh sudah terbentuk dan dapat mengurangi resiko berat jika terpapar virus Corona.

“Vaksin adalah virus yang dilemahkan kemudian dimasukkan ke dalam tubuh kita untuk membentuk antibodi / imun tubuh untuk melawan virus yang masuk ke dalam tubuh kita. Jangan takut divaksin dan ini gratis,” imbaunya.

Lebih lanjut Letkol Czi Bagus Mardyanto mengimbau bahwa pada setiap dusun harus ada posko PPKM yang mewadahi relawan dan Pemerintah untuk mencek setiap orang yang datang dari luar terkait surat swab maupun suhunya.

“Langkah pencegahan ini kita harus  komitmen bersama-sama dan harus sama persepsinya. Saat ini beberapa negara di Eropa sudah bebas beraktivitas karena mereka disiplin dan mengikuti imbauan Pemerintah,” ujar Letkol Czi Bagus Mardyanto.

Selanjutnya Ia mengimbuhkan bahwa pendataan juga sangat penting. Ketika terjadi kasus terpapar, agar segera dilakukan tracking dan tracing hingga  titik terakhirnya sampai tuntas. 

Kemudian, terkait posko PPKM Ia mengimbau agar tidak hanya sekedar tempat yang disediakan, namun  kegiatannya tidak ada. 

“Lebih baik tidak ada posko, tetapi kegiatannya ada. Namun lebih baik lagi jika poskonya ada dan kegiatannya berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Mu’at menambahkan bahwa masyarakat harus berpartisipasi untuk divaksin sebagai bentuk menaati Pemerintah demi keselamatan bersama. 

“Jangan pasrah tidak mau divaksin. Vaksinasi ini harus menyeluruh dan dilakukan secara mobile  dengan jemput bola,” tukasnya.(KS)

Posted in

Berita Lainnya